Skip to main content

Posts

Ngopi di Ruang Tuang, Basecampnya Jelajah Blitar

Ruang Tuang - Yang oleh pemiliknya tidak mau dijuluki kafe dan tukang pembuat kopinya tidak disebut barista tetapi penuang. Lokasinya di kota Jl. Ir. Soekarno utara gardu PLN. Tempat ini digadang sebagai basecamp Jelajah Blitar . Kalau pengen tau dan mau pengen ketemu sama admin Jelajah Blitar main aja ke sana. Ngopi nongki-nongki bareng temen, cari kenalan atau cari tempat nyaman untuk ngerjakan PR atau tugas kuliah. Setiap meja ada colokannya, aman lah untuk kamu yang me-nadi-kan gadgetmu. Tempat ini berdiri sejak tahun 2018. Tapi dengan alibi jauh, baru dua kali ini aku ke Ruang Tuang dan sekali ini ngopi di sini. Yang pertama waktu ikut acara Ngabubuwrite bareng Smartfren dan IDN Times. Sungguh kebangetan kan dan yang ke dua ini sebenernya ada maksud lain yaitu ambil Modem Mifi M6x hadiah karena ikutan Ramadhan Challenge. Ngopi bro Banyak menu kopi yang disuguhkan dengan berbagai macam cara penyajian, ada tubruk, V60 dan yang lain yang tak aku tau namanya. Dari...

Sayur Lodeh Ontong (Jantung Pisang)

Jantung Pisang - Ini muncul saat pohon pisang sudah berbuah. Seperti halnya pohon kelapa yang setiap bagiannya bermanfaat dan dapat dimanfaatkan, bagian pisang yang satu ini menjadi favorit pecinta kuliner tradisional yang pedas. Sayur Lodeh (Ontong) Jantung Pisang Di tempatku jantung pisang disebut dengan "ontong". Kata ibuku, tidak semua jenis pisang yang ontongnya dapat dimasak. Hanya dari pisang gepok dang sri. Aku tidak tau apa sebabnya, mungkin pahit atau apa. Pertama kali aku merasakan sayur ontong ini ketika SD, lalu ibuku sudah tidak pernah lagi memasaknya. Tidak tau apa penyebabnya, padahal kalau mau pun tinggal petik di ladang kalau kalau pisang lagi musim. Sedangkan dua bulan terakhir ibuku gemar memasaknya. Sama halnya dengan sayur tewel (nangka muda) bagiku sayur ontong ini bisa membuatku kalap makan banyak, sehari bisa sampai empat kali. Hehe Aku tidak bisa kalau disuruh untuk menggambarkan seperti apa rasanya sayur lodeh ontong ini. Yang ...

Bagaimana Rasa Tahu Gejrot?

Tahu Gejrot - Jajanan satu ini akan banyak kita temui di daerah Jawa Barat. Aku yang hampir tidak pernah berpergian keluar provinsi hanya membanyangkan dan menenangkan hati tatkala melihatnya di televisi dalam berbagai acara. Tahu Gejrot "Ya namanya tahu, rasanya ya seperti tahu buasanya lah ya," begitu ucapku dalam hati. Saat bulan September lalu sepupuku yang kuliah di IPB, wisuda. Mencium kesempatan lain dalam berita bahagia ini aku pun ikut menghadirinya, meskipun tak masuk ke gedung. Sembari menunggu prosesi wisuda selesai, aku bersama adik sepupuku dan bersama sepupuku yang lain menikmati suasana di luar. Setelah berfoto di bundaran logo IPB yang berair mancur itu kami mendekat ke gedung. Terlihat ada bapak-bapak pedagang tahu gejrot yang dengan gerobaknya yang model dipikul sedang duduk santai menunggu pelanggan. Cara Membuat Tahu Gejrot Bumbu Tahu Gejrot Beli dong!! Bapak penjual membuka pintu etalase berisi tahu sekaligus dijadikannya ta...

Cemburu pada Hujan

Sumber dari Pinteres oleh Ayesha Yousaf Zai   Pagi ini tak seberkas pun cahaya mentari yang menembus celah kisi. Udara lembab, hujan rintik, dingin menyelinap menembus lapisan lemak dan daging menusuk tulang. Aku berdiri menghadap jendela kamar bersedekap, dia mendekapku dari belakang mengerti bahasa tubuhku yang kedinginan. Ku menoleh, ku dapati senyumnya, sungguh weekend pagi yang sempurna tak dapat ke mana-mana hanya berdua bersamanya. “Selamat pagi, dingin ya? Makanya pakai sweater dong untung ada aku.” “Hmm… Kamu.”, aku pasang wajah sebel tak lama berubah tersenyum manja. Dalam dekapnya aku merasa aman, tak ada yang berani menyerangku lihatlah perkara aku kedinginan saja dia pahami. Memang dia lelakiku, lelaki yang ku inginkan. Ting-tung bunyi ponselku tanda pesan masuk. “Sial itu hanya lamunan”, aku menggumam sejenak dan tersenyum simpul. Rupanya Brama, yang dilamunkan mengirim pesan. Bagaimana tidak, Brama pujaan hatiku berada di Pulau Kalimantan. Laki-laki yan...

Gagal Ikut SIM Keliling Akhirnya ke Polres Juga

Perpanjangan SIM C - Setelah lima tahun SIM kita miliki saat kita berulang tahun, saat itu juga SIM harus diperpanjang masa berlakunya. Lebih baik jangan merepotkan diri mengurusnya di tanggal itu karena kita tidak tahu apa yang terjadi atau kesibukan apa yang mungkin menghalangi kita untuk mengurusnya. Di peraturan yang ada SIM bisa diperpanjang 2 minggu sebelum masa berlaku habis. Kemarin waktu aku mau mencoba SIM keliling ada yang habis masa berlaku SIMnya di hari itu juga, sedangkan blangko yang dibawa petugas terbatas hanya 30. Orang itu datang lebih siang dariku. Aku pun tidak dapat bagian karena keterbatasan itu yang akhirnya mengurus ke Polres. Oleh petugas orang itu disuruh mencari orang yang mau ditukar tetapi tidak ada yang mau, tampaknya dia harus memulai mengurus SIM dari awal, membuat SIM baru. Berangkat pagi, sekitar 06:30 WIB. Karena di jadwal SIM Keliling ada setiap hari minggu pukul 06:00 WIB sampai selesai di Taman Idaman Hati Wlingi. Tidak tahu kalau d...

Sarapan di Warung Mbok Yem: Nasi Pecel Tertinggi di Indonesia

Gunung Lawu - Mendengar nama gunung ini kalangan pendaki pasti lamgsung terbesit di pikirannya tentang warung Mbok Yem. Warung yang terletak di gunung, hampir di puncaknya. Mbok Yem tinggal di warungnya itu, tidak seperti penjual yang lain yang buka di hari sabtu-minggu saja. Mbok Yem selalu buka bahkan tempatnya bisa menampung 30 orang kalau-kalau saat malam tiba para pendaki enggan begitu kedinginan di dalam tenda. (Ingat! Tetap membawa perlengkapan lengkap jangan meremehkan bisa di dalam warung Mbok Yem. Karena kita tidak tahu keadaan di atas saat di bawah. Yang jelas sabtu minggu jumlah pendaki meningkat.) Selain puncak dan pemandangan yang menakjubkan. Bagiku Mbok Yem menjadi daya tarik tersendiri. Alih-alih melihat sunrise, pecel Mbok Yem menjadi tujuan karena kelaparan (cerita kelaparan ada di tulisan sebelum ini.  Baca disini ). Nasi Pecel Mbok Yem Tidak aneh-aneh, lha wong namanya pecel. Yang beda jelas suasana dan sensasinya ditambah ekspektasi dan diduk...

Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu: Rasanya Kaki Mau Patah

View Pos 4 Gunung Lawu - Walaupun bukan pendaki berpengalaman setiap orang yang mendaki gunung disebut pendaki dong ya? Ya meski hanya tiga kali setidaknya sudah ku takhlukkan Puncak Mahameru . Sudah hampir setahun tidak mendaki dengan alasan menjawab pertanyaan, "Sebelum bulan puasa mau kemana?" Yang sebenarnya bisa dijawab dengan singkat," Di rumah saja." Singkat cerita dipilihlah Gunung Lawu dan dengan penuh drama akhirnya jalur Cemoro Sewu yang akan ditempuh bersama.Karena salah satu teman tidak punya banyak hari libur, menurut informasi yang bertebaran di internet jalur Cemoro Sewu-lah yang paling cepat tapi dengan konsekuensi tidak ada bonus, jalan nanjak terus. Di mulai tanggal 25 April pagi berangkat dari terminal Blitar menuju Nganjuk naik bus Kawan Kita, ada bapak-bapak kecopetan, kasihan mau ke Kediri minta uang tambahan ke anaknya untuk memperbaiki motor dompetnya malah raib. Dari Nganjuk niat awal turun Maospati tapi karena sudah malam akhi...