Skip to main content

Gagal Ikut SIM Keliling Akhirnya ke Polres Juga

Perpanjangan SIM C - Setelah lima tahun SIM kita miliki saat kita berulang tahun, saat itu juga SIM harus diperpanjang masa berlakunya. Lebih baik jangan merepotkan diri mengurusnya di tanggal itu karena kita tidak tahu apa yang terjadi atau kesibukan apa yang mungkin menghalangi kita untuk mengurusnya.

Di peraturan yang ada SIM bisa diperpanjang 2 minggu sebelum masa berlaku habis. Kemarin waktu aku mau mencoba SIM keliling ada yang habis masa berlaku SIMnya di hari itu juga, sedangkan blangko yang dibawa petugas terbatas hanya 30. Orang itu datang lebih siang dariku. Aku pun tidak dapat bagian karena keterbatasan itu yang akhirnya mengurus ke Polres.

Oleh petugas orang itu disuruh mencari orang yang mau ditukar tetapi tidak ada yang mau, tampaknya dia harus memulai mengurus SIM dari awal, membuat SIM baru.

Berangkat pagi, sekitar 06:30 WIB. Karena di jadwal SIM Keliling ada setiap hari minggu pukul 06:00 WIB sampai selesai di Taman Idaman Hati Wlingi. Tidak tahu kalau dibatasi kan, jadi agak santai apa lagi sampai di lokasi mobil SIM Kelilingnya belum datang.
Mobil SIM Keliling
Mobil SIM Keliling
Entah siapa inisiatornya untuk menumpik map di salah satu kursi taman, sudah ada setumpukan aku pun ikut menumpuk disitu. Sekitar pukul 07:00 WIB yang ditunggu-tunggu datang. Semua antusias mendekat loket, salah seorang yang tidak aku kenal telah membawa tumpukan map berisi persyaratan perpanjangan SIM itu. Diberikanlah tumpukan itu pada petugas. Melihat tampaknya jumlahnya terlalu banyak petugas menyampaikan kalau akan ada yang dikembalikan karena blangko SIM terbatas.
Peserta Pemohon Perpanjangan SIM di SIM Keliling
Antusiasme pak bapak dan bu ibu
Dalam hati bertanya-tanya," Berhasil ikut SIM Keliling ini gak ya? Kalau besok senin sudah puasa lagi." Ada beberapa yang dipanggil dan map dikembalikan meski masuk antrian awal karena terlalu cepat untuk diperpanjang, masa aktif masih sampai 1 Juni. Ada juga yang masih kurang 15 hari, bahkan ada yang kurang persyaratan pokonya seperti jumlah foto kopi KTP dan SIM kurang, juga belum membawa surat keterangan sehat dari dokter.

" Wah berkurang nih jumlahnya, bisa lah ya", aku berharap dalam hati. Apa lagi drama di hari sebelumnya mencari surat keterangan sehat yang dimulai dari kesiangan ke Polres, mau ke puskesmas tutup karena hari sabtu, ke Siti Aminah Babadan Wlingi ternyata tidak bisa melayani. Akhirnya berinisiatif ke Klinik Dharma Husada Wlingi di layani tetapi setengah 7 malam. Drama sekali kan bolak-baliknya. Tapi semua terbayar saat malam kembali lagi ke klinik gak tahunya dapat gratis, entahlah keberuntungan atau memang di klinik itu menggratiskan, kalau di dokter yang ada di pelayanan SIM Polres Rp 20.000.

Jeng jeng!!! Dipanggilah namaku, diberikannya kembali mapku, sial, tidak kebagian kuota SIM Keliling. Mau balik lagi minggu depan tapi Jum'at masa berlaku sudah habis. Akhirnya ngurus perpanjangan SIM C di Polres juga. Tak masalah, karena jarak rumah dengan polres hanya 12 Km. Lebih sedih yang rumahnya Kademangan sekitar 31 Km menuju ke Polres.

Syarat Perpanjangan SIM di Polres

Esok harinya, senin 6 Mei 2019. 1 Ramadhan 1440H hari pertama puasa. Berangkat pagi meski tau kalau jam segitu loket belum dibuka dan para polisi sedang upacara tapi mendapat antrian awal harus diperjuangkan supaya tidak lebih lama lagi menunggu.
Syarat Perpanjangan SIM C
Syarat Perpanjangan SIM C
Sebelum santai menunggu loket dibuka alangkah baiknya dicek persyaratan untuk memperpanjang SIM C terlebih dahulu:
  1. Fotokopi KTP dan SIM 5 lembar
  2. Surat keterangan sehat dari dokter
  3. SIM asli
  4. Map berwarna BIRU
  5. Bisa baca tulis

Proses Perpanjangan SIM di Polres

Oh iya, sebaiknya membawa pulpen dari rumah dari pada disana planga-plongo bingung cari pinjaman bila enggan membeli.
Himbauan untuk Mengantri
Anti Cuy
Sebelum pintu dibuka salah satu petugas menghimbau dari dalam dengan pengeras suara bahwa pemohon SIM baru atau pun perpanjangan dimohon untuk mengantri, entahlah begitu masih saja ada yang menjejal, sungguh tak tau malu.
Nomor Antrian Perpanjangan SIM
Lumayan lah ya
Masuk mengantri mengambil formulir dan kwitansi serta nomor antrian loket. Aku dapat nomor antrian B037, lumayan (kode B untuk pemohon perpanjangan SIM sedangankan untuk pemohon SIM baru dapat kode nomor antrian A). Alasan lain mengapa harus berangkat pagi ya pukul setengah 7 atau jam 7an lah supaya dapat nomor antrian loket karena sekitar pukul 8.30-9.00 WIB sudah ditutup.
Formulir Permohonan SIM dan Kwitansi
Ngisi Forumir Berasa Ujian  (lama gak nulis hehe)
Sambil menunggu panggilan ke loket 2 (loket pelayanan perpanjangan SIM) lengkapi dahulu formulir tidak sulit hanya data diri sesuai KTP, kalau masih bingung di luar ruangan ada contohnya pengisiannya. Sedangkan kwitansi isi sesuai keperluan kalau perpanjangan SIM C silang di kotak kalau perpanjangan SIM C dengan nominal Rp75.000, saran saat mengisi kwitansi untuk lebih tajam saat menggoreskan pulennya karena ternyata rangkap tiga. Jika sudah selesai bisa ngobrol dulu dengan orang yang ada di samping kiri dan kanan.
Loket Permohonan SIM Baru dan Perpanjangan
Loket Permohonan SIM Baru dan Perpanjangan
Setelah dipanggil nomor antriannya, serahkan map yang berisi persyaratan lengkap. Simpan nomor antrian kalau-kalau lupa. Selanjutnya menunggu dipanggil ke loket pembayaran. Selesai membayar, cukup lama waktu menunggu untuk foto, karena di sampingku tempat dudukku bukan orang yang sama saat menunggu dipanggil di loket 2 aku memilih untuk memulai tulisan ini.
Menunggu Masuk Ruang Foto SIM
Selow, resah, gelisah, mengeluh? Karaktermu akan terlihat saat mengantri heuheu
Di panggil dengan nomor antiran untuk masuk ruangan foto, sebelum foto pemohon SIM untuk meletakan jarinyasatu persatu  tangan kanan disebuah alat lalu foto. Dan oleh petugas dihimbau untuk tersenyum saat foto, tapi untuk hasilnya ya begitulah, wajah tetap nggales. Hehe itu aku loh ya, beda orang mungkin beda.

Keluar ruangan foto, kembali duduk mengantri untuk mengambil SIM yang baru. Kali ini dipanggil dengan nomor antrian dan menyerahkan kwitansi bukti pembayaran. Duduk lagi,  tidak lama dipanggil lagi dengan nomor antrian, tanda tangan lalu mengambil SIM yang sudah jadi. Cek sebentar kalau-kalau ada yang keliru.
SIM C
Kan nggales, hehe
Selesai, pulang, tidur. Alhamdulillah ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong Blitar

Puncak Gunung Butak Gunung Butak berada pada ketinggian 2868 mdpl bisa didaki melalui 4 jalur, yang terkenal Sirah Kencong, Blitar dan Panderman, Malang. Kata kalangan pendaki, kalau ingin pendakian cepat Sirah Kencong lah yang harus dipilih tentu dengan konsekuensi tidak ada "bonus" (di dunia pendakian bonus adalah istilah untuk trek landai). Benar saja, dada terasa terhimpit sejak tanjakan pertama dekat parkiran Agro Wisata Sirah Kencong . Saya tergolong pendaki pemula dan jarang berolahraga, ya tentang kecepatan waktu pendakian tergantung pada setiap orang.  Simaksi Simaksi pendakian Gunung Butak melalui Sirah Kencong Rp7.000 yang terdiri dari Rp5.000 tiket masuk  wisata perkebunan dan Rp2.000 parkir sepeda motor. ~cukup kamu tahu saja saya dan teman-teman simaksi tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Hanya meninggalkan salah satu KTP dan mencatat nama anggota kelompok beserta nomor kendaraannya. Jangan iri, ini  hak istimewa penduduk Desa Ngadirenggo. Ukir Negoro Ukir N...

Sarapan di Warung Mbok Yem: Nasi Pecel Tertinggi di Indonesia

Gunung Lawu - Mendengar nama gunung ini kalangan pendaki pasti lamgsung terbesit di pikirannya tentang warung Mbok Yem. Warung yang terletak di gunung, hampir di puncaknya. Mbok Yem tinggal di warungnya itu, tidak seperti penjual yang lain yang buka di hari sabtu-minggu saja. Mbok Yem selalu buka bahkan tempatnya bisa menampung 30 orang kalau-kalau saat malam tiba para pendaki enggan begitu kedinginan di dalam tenda. (Ingat! Tetap membawa perlengkapan lengkap jangan meremehkan bisa di dalam warung Mbok Yem. Karena kita tidak tahu keadaan di atas saat di bawah. Yang jelas sabtu minggu jumlah pendaki meningkat.) Selain puncak dan pemandangan yang menakjubkan. Bagiku Mbok Yem menjadi daya tarik tersendiri. Alih-alih melihat sunrise, pecel Mbok Yem menjadi tujuan karena kelaparan (cerita kelaparan ada di tulisan sebelum ini.  Baca disini ). Nasi Pecel Mbok Yem Tidak aneh-aneh, lha wong namanya pecel. Yang beda jelas suasana dan sensasinya ditambah ekspektasi dan diduk...