Gunung Lawu - Mendengar nama gunung ini kalangan pendaki pasti lamgsung terbesit di pikirannya tentang warung Mbok Yem. Warung yang terletak di gunung, hampir di puncaknya. Mbok Yem tinggal di warungnya itu, tidak seperti penjual yang lain yang buka di hari sabtu-minggu saja. Mbok Yem selalu buka bahkan tempatnya bisa menampung 30 orang kalau-kalau saat malam tiba para pendaki enggan begitu kedinginan di dalam tenda. (Ingat! Tetap membawa perlengkapan lengkap jangan meremehkan bisa di dalam warung Mbok Yem. Karena kita tidak tahu keadaan di atas saat di bawah. Yang jelas sabtu minggu jumlah pendaki meningkat.) Selain puncak dan pemandangan yang menakjubkan. Bagiku Mbok Yem menjadi daya tarik tersendiri. Alih-alih melihat sunrise, pecel Mbok Yem menjadi tujuan karena kelaparan (cerita kelaparan ada di tulisan sebelum ini. Baca disini ). Nasi Pecel Mbok Yem Tidak aneh-aneh, lha wong namanya pecel. Yang beda jelas suasana dan sensasinya ditambah ekspektasi dan diduk...
Kadang-kadang menulis, kadang-kadang merekam, kadang-kadang jalan-jalan