Skip to main content

Sayur Lodeh Ontong (Jantung Pisang)

Jantung Pisang - Ini muncul saat pohon pisang sudah berbuah. Seperti halnya pohon kelapa yang setiap bagiannya bermanfaat dan dapat dimanfaatkan, bagian pisang yang satu ini menjadi favorit pecinta kuliner tradisional yang pedas.
Sayur Lodeh Jantung Pisang
Sayur Lodeh (Ontong) Jantung Pisang
Di tempatku jantung pisang disebut dengan "ontong". Kata ibuku, tidak semua jenis pisang yang ontongnya dapat dimasak. Hanya dari pisang gepok dang sri. Aku tidak tau apa sebabnya, mungkin pahit atau apa.

Pertama kali aku merasakan sayur ontong ini ketika SD, lalu ibuku sudah tidak pernah lagi memasaknya. Tidak tau apa penyebabnya, padahal kalau mau pun tinggal petik di ladang kalau kalau pisang lagi musim. Sedangkan dua bulan terakhir ibuku gemar memasaknya.

Sama halnya dengan sayur tewel (nangka muda) bagiku sayur ontong ini bisa membuatku kalap makan banyak, sehari bisa sampai empat kali. Hehe

Aku tidak bisa kalau disuruh untuk menggambarkan seperti apa rasanya sayur lodeh ontong ini. Yang jelas aroma daun jeruknya cukup kuat dan kuah santan yang kental serta berwarna kuning   membuat nafsu makan bertambah. Kalau kamu belum pernah memakannya, cobalah! Wajib untukmu meski satu kali seumur hidup. Hehe

Kamu bisa beli di warung nasi, tetapi aku tak menjanjikan selalu ada. Aku sendiri belum tau dimana warung di Blitar yang selalu menyajikan sayur ontong ini. Yang aku tau kadang di tukang sayur keliling menjual ontong satunya Rp 5000.

Tips Memasak Sayur Lodeh Ontong Supaya Tidak Menghitam

  • Kalau ontong dari ladang jangan dikupas terlalu dalam bila waktu memasak tidak pada saat itu juga.
  • Kalau dari abang-abang tukang sayur, jangan beli satu takutnya kurang. Hehe
  • Panaskan air hingga mendidih, sembari menunggu kupas ontong hinga ke bagian yang putih, tetapi jangan diiris dulu. Lalu cuci.
  • Setelah air mendidih, iris ontong langsung di atas air yang mendidih. Ini bertujuan supaya udara tidak masuk ke dalam yang menyebabkan ontong berwarna kehitam-hitaman.

Cara Memasak Sayur Lodeh Jantung Pisang (Ontong)

Bahan 1:

  • 20 biji cabe rawit
  • 6 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • Kunyit sesuai selera
  • Asam sedikit
  • ½ ons kemiri
  • Minyak sayur

Bahan 2:

  • 2 lembar daun jeruk purut
  • Penyedap rasa
  • Santan kelapa ( pisahkan yang kanil dan yang tidak)
  • Garam secukupnya
  • ½ sendok teh Gula pasir

Cara Memasak

  1. Goreng bahan 1 lalu haluskan.
  2. Didihkan air lalu iris jantung pisang yang sudah dicuci langsung diatasnya.
  3. Tiriskan kalau-kalau ontong sudah empuk.
  4. Masukan ontong, bumbu halus dengan santan bening (maksudnya yang bukan kanil) ke dalam wajan yang digunakan untuk menggoreng bahan 1 tadi.
  5. Tunggu hingga mendidih lalu masukan bahan 2, setelah mendidih (santan jangan sampai pecah). Sayur lodeh ontong  siap dihidangkan.
Begitulah kurang lebih cara masaknya versi keluargaku.  Mungkin kamu punya cara lain untuk menikmati jantung pisang? Boleh banget berbagi di kolom komentar.

Comments

Popular posts from this blog

Bermalam Minggu di Ranu Kumbolo

Ini adalah tulisan yang sangat terlambat kalau teman-teman di instagram sering sebut latepost. Tapi enggak deng, tidak ada kata terlambat untuk menulis dan ditulis. Pernah lihat film 5 CM? Tampaknya aku korban film itu. Tapi tak serta merta setelah nonton film lalu berangkat ke sana. Film itu tahun 2012 sedangkan aku baru berkesempatan ke Ranu Kumbolo tahun 2015. Cukup lama untuk penanggulangan korban. Ini Candu Tidak punya teman yang suka mendaki, ada sebenarnya tapi tidak ada keinginan untuk mengajak aku. Karena memang bukan teman dekat. Aku hanya berbicara dengan diri sendiri,"Kapan bisa ke Puncak Mahameru ya?!" dalam hati. Akhirnya sekitar bulan Juli aku lupa tanggalnya ada barengan dari satu wilayah. Kenalan dari facebook yang ternyata bekerja di BPBD Blitar, yang kantornya 7 km-an dari rumahku. Masih sekecamatan, kecamatan Wlingi. Namanya Eko, tapi orang dan dia sering memperkenalkan diri sebagai Balor. Aku juga tidak paham apa artinya. Ternyata dia juga ng...

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu: Rasanya Kaki Mau Patah

View Pos 4 Gunung Lawu - Walaupun bukan pendaki berpengalaman setiap orang yang mendaki gunung disebut pendaki dong ya? Ya meski hanya tiga kali setidaknya sudah ku takhlukkan Puncak Mahameru . Sudah hampir setahun tidak mendaki dengan alasan menjawab pertanyaan, "Sebelum bulan puasa mau kemana?" Yang sebenarnya bisa dijawab dengan singkat," Di rumah saja." Singkat cerita dipilihlah Gunung Lawu dan dengan penuh drama akhirnya jalur Cemoro Sewu yang akan ditempuh bersama.Karena salah satu teman tidak punya banyak hari libur, menurut informasi yang bertebaran di internet jalur Cemoro Sewu-lah yang paling cepat tapi dengan konsekuensi tidak ada bonus, jalan nanjak terus. Di mulai tanggal 25 April pagi berangkat dari terminal Blitar menuju Nganjuk naik bus Kawan Kita, ada bapak-bapak kecopetan, kasihan mau ke Kediri minta uang tambahan ke anaknya untuk memperbaiki motor dompetnya malah raib. Dari Nganjuk niat awal turun Maospati tapi karena sudah malam akhi...