Skip to main content

Ngopi di Poenakawan Kopi Wlingi Ditemani Kuota Nonstop

Poenakawan Kopi Wlingi

Poenakawan Kopi - Tempat yang sudah sejak sebelum pandemi ingin saya kunjungi. Tidak jauh dari rumah. Berada di sekitar eks. Kawedanan Wlingi atau sekarang Rumah Blitar Kreatif. Kedai kopi yang tak hanya menyuguhkan kopi ini ada hampir satu tahun. Bernuansa putih dengan aneka hiasan di dinding, lampu gantung dari botol bekas dan berbagai macam tanaman hias. 

Era kebiasaan baru membuat saya kembali berani pergi keluar rumah dengan maksud mengopi ria, menyangkruk keluar. Sebab saya tergolong orang yang banyak menghabiskan waktu di rumah saja, keluar untuk yang tidak penting -menurut peraturan tetapi penting bagi saya. Bertemu dengan orang-orang satu frekuensi, bicara ngalor-ngidul siapa tau dapat inspirasi. 

Seperti biasa, saya memesan kopi dengan penyajian vietnam drip, seperti kala mampir di Cak Kreebo Coffee Shop and Bistro.  Saya diizinkan masuk untuk melihat pembuatannya. Walaupun saya sudah tau bagaimana prosesnya, tetap saja saya suka ketika melihat tetes demi tetes kopi yang tersaring jatuh menimpa susu kental manis.

Kopi Vietnam Drip
Kopiku

Aneka minuman kopi yang digunakan di Poenakawan Kopi merupakan kopi lokal. Kata mas Bima, Barista yang sekaligus pengelola di kedai kopi ini, kopi yang diguanakan adalah kopi lokal karena bertujuan mendukung produk lokal. Sempat saya tanyakan mengapa mengambil nama Poenakawan. Karena kedai ini merupakan usaha keluarga dari 4 bersaudara dan laki-laki semua hingga pada akhirnya tercetus Poenakawan Kopi.

Sembari saya rekam dan menunggu "kopi suwi" pesanan saya jadi, mas Bima bercerita tentang mesin yang digunakan, bahwa mesin-mesinnya masih skala rumahan, ia ingin memulai dari bawah dan merasakan setiap perubahannya di kedainya.

Mesin Espresso
Mesin Espresso

Saya meresa sudah mengganggu mas Bima dan rekannya dalam bekerja ditunjukkan dengan berdatangannya pesanan dari pengunjung lain yang tidak bisa diduakan. Saya menyusul teman-teman yang sedari tadi sudah memilih posisi. 

Kedai kopi yang menggantung sepeda ontel dililiti lampu LED ini memiliki empat pilihan gaya tempat duduk. 

1. Meja Kursi Payung Set

Meja Kursi Payung Set

Adalah meja kursi set berpayung yang terletak di dekat jalan protokol menuju Sirah Kencong. 

2. Meja Menempel Dinding

Meja Menempel di Dinding

Tempat model ini cocok untuk yang ingin fokus sendirian, atau ngobrol santai berdua juga bisa.

 3. Meja Kursi Industrial

Teman-teman Duduk di Kursi Industrial
Teman-teman Duduk di Kursi Industrial

Pilihan ini yang paling banyak dipilih pengunjung, selain lebih luas areanya di sini yang paling terang dan instagramable.

4. Meja Kursi Taman

Meja Kursi Taman

Yang demen ngadem ini lebih cocok sebab tidak beratap.

Rasanya kopinya enak, tetapi belum istimewa bagi saya, tetapi untuk donat de’best, sangat lembut. Mampirlah sekali-kali barang kali dua-tiga kali. Pergi ke tempat yang berbeda akan menambah pengalaman rasa, rasa di lidah dan juga perasaan. Seperti ketika saya sedang seru mengobrol dengan teman sambil sesekali menyeruput kopi, saya baru ingat ada janji untuk mengirim file berukuran ratusan MB, yang merupakan file lama kami yang dibutuhkan teman saya yang lain. Sementara wifi kedai kopi passwordnya tidak saya ketahui, mau tanya tapi sudah mager duduk ngerumpi. 

Saya tidak risau sebab sudah menggunakan Smarfren setahun lebih. Smarfren punya Paket Kuota Nontstop yang dapat digunakan 24 jam. Akses Nonstop, bahkan setelah kuota utama habis, pelanggan tetap dapat browsing, chatting atau order ojek online sesuai dengan masa berlaku paket.

Paket Kuota Nonstop juga dapat digunakan di semua perangkat smartphone 4G termasuk Modem WiFi Smartfren. Paket Kuota Nonstop ini tersedia dalam empat varian harga, antara lain:

1. Paket Kuota Nonstop 6 GB seharga Rp30 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

2. Paket Kuota Nonstop 10 GB seharga Rp45 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

3. Paket Kuota Nonstop 18 GB seharga Rp65 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

4. Paket Kuota Nonstop 30 GB seharga Rp100 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

Kuota saya masih ada, jadi tidak khawatir tidak bisa internetan, chattingan sama doi karena kuota kesedot hingga habis setelah segera mengirim file ratusan MB pada teman saya.

Janganlupa ngopi, cari inspirasi, kemanapun arah langkah kaki pergi jangan lupa diri.

Jangan lupa SUBSCRIBE ya. ^_^

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bermalam Minggu di Ranu Kumbolo

Ini adalah tulisan yang sangat terlambat kalau teman-teman di instagram sering sebut latepost. Tapi enggak deng, tidak ada kata terlambat untuk menulis dan ditulis. Pernah lihat film 5 CM? Tampaknya aku korban film itu. Tapi tak serta merta setelah nonton film lalu berangkat ke sana. Film itu tahun 2012 sedangkan aku baru berkesempatan ke Ranu Kumbolo tahun 2015. Cukup lama untuk penanggulangan korban. Ini Candu Tidak punya teman yang suka mendaki, ada sebenarnya tapi tidak ada keinginan untuk mengajak aku. Karena memang bukan teman dekat. Aku hanya berbicara dengan diri sendiri,"Kapan bisa ke Puncak Mahameru ya?!" dalam hati. Akhirnya sekitar bulan Juli aku lupa tanggalnya ada barengan dari satu wilayah. Kenalan dari facebook yang ternyata bekerja di BPBD Blitar, yang kantornya 7 km-an dari rumahku. Masih sekecamatan, kecamatan Wlingi. Namanya Eko, tapi orang dan dia sering memperkenalkan diri sebagai Balor. Aku juga tidak paham apa artinya. Ternyata dia juga ng...

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu: Rasanya Kaki Mau Patah

View Pos 4 Gunung Lawu - Walaupun bukan pendaki berpengalaman setiap orang yang mendaki gunung disebut pendaki dong ya? Ya meski hanya tiga kali setidaknya sudah ku takhlukkan Puncak Mahameru . Sudah hampir setahun tidak mendaki dengan alasan menjawab pertanyaan, "Sebelum bulan puasa mau kemana?" Yang sebenarnya bisa dijawab dengan singkat," Di rumah saja." Singkat cerita dipilihlah Gunung Lawu dan dengan penuh drama akhirnya jalur Cemoro Sewu yang akan ditempuh bersama.Karena salah satu teman tidak punya banyak hari libur, menurut informasi yang bertebaran di internet jalur Cemoro Sewu-lah yang paling cepat tapi dengan konsekuensi tidak ada bonus, jalan nanjak terus. Di mulai tanggal 25 April pagi berangkat dari terminal Blitar menuju Nganjuk naik bus Kawan Kita, ada bapak-bapak kecopetan, kasihan mau ke Kediri minta uang tambahan ke anaknya untuk memperbaiki motor dompetnya malah raib. Dari Nganjuk niat awal turun Maospati tapi karena sudah malam akhi...