Skip to main content

UMKM Ujung Tombak Perekonomian Bersama Teman Kreasi Blitar

UMKM disebut-sebut sebagai ujung tombak perekonomian. Usaha kecil yang nyata dan terjadi langsung di masyarakat membuat keberadaan UMKM menjadi sektor yang paling penting di Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kementrian Keuangan RI, bahwa di Indonesia tahun 2018, sementara itu kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional sebesar 61,1%, dan sisanya yaitu 38,9% disumbangkan oleh pelaku usaha besar yang jumlahnya hanya sebesar 5.550 atau 0,01% dari jumlah pelaku usaha. UMKM tersebut didominasi oleh pelaku usaha mikro yang berjumlah 98,68% dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89%. 

UMKM Pengrajin Cincin Perak Bersama Teman Kreasi Blitar

UMKM banyak ragamnya, dari sektor pangan, barang, hingga jasa. Dari sumbangsih terhadap perekonomian nasional sudah barang tentu UMKM di Blitar ikut berkontribusi. Salah satunya adalah kerajinan cincin perak, adalah Ajiperak.

Aji Perak merupakan jasa pembuatan cicin single maupun couple yang berbahan dasar perak. Mulanya usaha ini dilakukan untuk mengisi waktu senggang. Kemudian semakin ditekuni peminat mulai terlihat terlebih ketika mulai dipasarkan di internet. Kemudian Aji Perak bertemu dengan Teman Kreasi Blitar, berkokreasilah meraka.

Ngomong-ngomong saya pernah pesan cincin di Aji Perak untuk lamaran dulu. Tidak pesan yang couple karena suami saya memilih cincin emas untuk saya. Kami memilih motif yang polos. Oh ya, Aji Perak memberikan garansi apabila cincin kurang pas.

Cincin Perak dari Aji Perak dan Cincin Emas

Teman Kreasi Indonesia dan Penghargaan Sustainable Innovative SME Development dari IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia

Teman Kreasi Indonesia adalah wadah yang didirikan Smartfren untuk mengembangkan kokreasi dan kewirausahaan sosial bagi generasi muda serta membuka peluang tumbuhnya sektor ekonomi UMKM kreatif dan digital. Saat ini telah ada 32 Teman Kreasi Indonesia yang tersebar di 30 kota. Masing-masing Teman Kreasi Indonesia dikelola oleh ketua yang memiliki usaha sendiri, sekaligus menjalankan misi untuk menjadi wadah pembinaan bagi UMKM lain di sekitar kotanya.

Hingga saat ini, Smartfren melalui Teman Kreasi Indonesia, telah melaksanakan beberapa kegiatan yang membantu keberlangsungan lebih dari 500 UMKM di berbagai kota di Indonesia, sekaligus membuka peluang digitalisasi bagi mereka. 

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren saat menerima penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021

Gerakan sosial “Teman Kreasi Indonesia” yang diprakarsai oleh Smartfren telah dinobatkan sebagai salah satu inovasi terbaik dan meraih Penghargaan Kategori Khusus: Sustainable Innovative SME Development dari IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021. Ini adalah kedua kalinya Smartfren mendapatkan penghargaan atas inovasi dalam pelaksanaan program corporate social responsibility, setelah pada 2020 lalu berhasil meraih penghargaan utama atas pengembangan Smartfren Community. Kedua penghargaan ini mengukuhkan posisi Smartfren sebagai operator telekomunikasi terbaik dalam memberikan dampak sosial berkelanjutan di masyarakat.



Comments

Popular posts from this blog

Bermalam Minggu di Ranu Kumbolo

Ini adalah tulisan yang sangat terlambat kalau teman-teman di instagram sering sebut latepost. Tapi enggak deng, tidak ada kata terlambat untuk menulis dan ditulis. Pernah lihat film 5 CM? Tampaknya aku korban film itu. Tapi tak serta merta setelah nonton film lalu berangkat ke sana. Film itu tahun 2012 sedangkan aku baru berkesempatan ke Ranu Kumbolo tahun 2015. Cukup lama untuk penanggulangan korban. Ini Candu Tidak punya teman yang suka mendaki, ada sebenarnya tapi tidak ada keinginan untuk mengajak aku. Karena memang bukan teman dekat. Aku hanya berbicara dengan diri sendiri,"Kapan bisa ke Puncak Mahameru ya?!" dalam hati. Akhirnya sekitar bulan Juli aku lupa tanggalnya ada barengan dari satu wilayah. Kenalan dari facebook yang ternyata bekerja di BPBD Blitar, yang kantornya 7 km-an dari rumahku. Masih sekecamatan, kecamatan Wlingi. Namanya Eko, tapi orang dan dia sering memperkenalkan diri sebagai Balor. Aku juga tidak paham apa artinya. Ternyata dia juga ng...

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu: Rasanya Kaki Mau Patah

View Pos 4 Gunung Lawu - Walaupun bukan pendaki berpengalaman setiap orang yang mendaki gunung disebut pendaki dong ya? Ya meski hanya tiga kali setidaknya sudah ku takhlukkan Puncak Mahameru . Sudah hampir setahun tidak mendaki dengan alasan menjawab pertanyaan, "Sebelum bulan puasa mau kemana?" Yang sebenarnya bisa dijawab dengan singkat," Di rumah saja." Singkat cerita dipilihlah Gunung Lawu dan dengan penuh drama akhirnya jalur Cemoro Sewu yang akan ditempuh bersama.Karena salah satu teman tidak punya banyak hari libur, menurut informasi yang bertebaran di internet jalur Cemoro Sewu-lah yang paling cepat tapi dengan konsekuensi tidak ada bonus, jalan nanjak terus. Di mulai tanggal 25 April pagi berangkat dari terminal Blitar menuju Nganjuk naik bus Kawan Kita, ada bapak-bapak kecopetan, kasihan mau ke Kediri minta uang tambahan ke anaknya untuk memperbaiki motor dompetnya malah raib. Dari Nganjuk niat awal turun Maospati tapi karena sudah malam akhi...