Skip to main content

Teman Kreasi Indonesia: Membuka Peluang Menuju Indonesia yang Lebih Baik

Smartfren Teman Kreasi Indonesia

"Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang." Begitu kata bijak dari Ir. Soekarno yang sejak dini sering kita dengar. Juga sesering apakah kita berpindah dari cita-cita satu ke cita-cita yang lain? Mengapa begitu? Apakah itu wajar?

Sungguh dari sudut pandangku yang awam, tak mengapa. Kita hidup penuh dengan siasat yang sesaat bisa membuat tersesat. Kata orang kalau tidak salah kita tidak mengerti apa itu benar. Tetapi apa yang benar-benar benar? Jalan kita itu sangat relatif jauh dari mutlak.

Seperti siang ada malam, kita memiliki harapan di esok hari. Cita-cita tinggi tak mungkin bisa diraih hanya dengan satu kedipan mata. Apa arti mimpi yang sempurna bila tidak ada upaya meraihnya? Maka di samping belajar kita harus menata apa-apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapainya. Pendidikan apa yang kita tempuh? Bagaimana kita mengunakan waktu? Apakah harus memperbanyak teman? Rintangan pasti ada, fokus dan yakin pada tujuan harus kita tanamankan sejak kita mulai memilih cita-cita itu.

Kita sadari atau tidak kini adalah jamannya kolaborasi. Bersaing rasanya kurang nikmat, jatuh sendiri menang sendiri. Kalau bisa bahagia bersama mengapa harus sendirian, bukan? Dunia terlalu luas untuk kita nikmati sendiri, itu tamak tidak baik.

Pada 25 Maret 2021 Smartfren memperkuat dukungannya terhadap produsen, wirausahawan dan kreator lokal melalui peluncuran program Teman Kreasi Indonesia. Program ini merupakan sarana pemberdayaan berkelanjutan yang berbasis pengembangan dan penguatan komunitas kreatif di masyarakat. Menggunakan prinsip kokreasi yang saling mendukung, Teman Kreasi Indonesia diharapkan dapat mendorong lahirnya banyak wirausahawan sosial, wirausahawan digital, serta kreator lokal di Indonesia.

Smartfren sebelumnya telah meluncurkan WOWLabs sebagai platform kokreasi untuk generasi konten, dan melahirkan berbagai produk edisi terbatas. Karya terbaru kokreasi tersebut berupa jersey pesepeda dari Common Spot dan Show The Monster, akan dijual dan sebagian hasilnya digunakan sebagai modal pendukung kegiatan Teman Kreasi Indonesia. 

Peserta program Teman Kreasi Indonesia mendapatkan dukungan modal berupa koneksi internet 4G LTE Advance yang sangat bermanfaat digunakan menjalankan kegiatan wirausaha online. Dengan dukungan tambahan berupa jaringan potensi pasar dari Smartfren Community yang tersebar di 100 kota di seluruh wilayah Indonesia, diharapkan program ini bisa melahirkan jaringan wirausaha serta kreator baru yang 100% lokal sehingga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

PeluncuranTeman Kreasi Indonesia
Peluncuran Teman Kreasi Indonesia

Smartfren community sendiri sudah hadir sejak tahun 2011 dan tersebar di 100 kota di Indonesia dengan jumlah anggota sebanyak 90.000 orang. Saat ini Teman Kreasi Indonesia telah hadir 24 wilayah, antara lain Natuna, Lampung, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Lebak, Cilegon, Serang, Bekasi, Bandung, Bandung Barat, Garut, Cibungur, Tegal, Kuningan, Pekalongan, Cilacap, Blitar, Bojonegoro, Pati, Tanah Laut, Mojokerto, Surabaya, dan Bali. Rencananya Smartfren akan menghadirkan program tersebut di berbagai wilayah lain yang sudah dijangkau oleh Smartfren Community. Produk yang dihasilkan dari program Teman Kreasi Indonesia ini antara lain berupa kuliner lokal seperti keripik gedebog pisang, keripik daun jeruju, keripik jantung pisang, kopi robusta, dan keripik Usus Ayam "Jumain" Kriuknya Ngangenin, Ledre Bojonegoro.

Bagi pelaku wirausaha atau mereka yang ingin mengembangkan wirausaha berbasis digital dan sosial dapat mengikuti akun Instagram resmi @SmartfrenCommunity, @TemanKreasi_id atau menghubungi info@temankreasi.id.

Mari ambil peluang untuk bahagia bersama, berkreasi, kokreasi, berkarya menuju Indonesia yang lebih baik. Mau jadi apa?

Comments

Popular posts from this blog

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong Blitar

Puncak Gunung Butak Gunung Butak berada pada ketinggian 2868 mdpl bisa didaki melalui 4 jalur, yang terkenal Sirah Kencong, Blitar dan Panderman, Malang. Kata kalangan pendaki, kalau ingin pendakian cepat Sirah Kencong lah yang harus dipilih tentu dengan konsekuensi tidak ada "bonus" (di dunia pendakian bonus adalah istilah untuk trek landai). Benar saja, dada terasa terhimpit sejak tanjakan pertama dekat parkiran Agro Wisata Sirah Kencong . Saya tergolong pendaki pemula dan jarang berolahraga, ya tentang kecepatan waktu pendakian tergantung pada setiap orang.  Simaksi Simaksi pendakian Gunung Butak melalui Sirah Kencong Rp7.000 yang terdiri dari Rp5.000 tiket masuk  wisata perkebunan dan Rp2.000 parkir sepeda motor. ~cukup kamu tahu saja saya dan teman-teman simaksi tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Hanya meninggalkan salah satu KTP dan mencatat nama anggota kelompok beserta nomor kendaraannya. Jangan iri, ini  hak istimewa penduduk Desa Ngadirenggo. Ukir Negoro Ukir N...

Sirah Kencong, Kebun Teh PTPN XII, dan Wisata

Sirah Kencong - merupakan salah satu dusun di Desa Ngadirenggo Kecamatan Wlingi. Terletak paling ujung utara Kecamatan Wlingi berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang. Tetapi tidak dapat langsung melintas kecuali melalui pendakian gunung Buthak.  Gunung Buthak dari Ukir Negoro. (c) A.Widayanti Tidak semua penduduk berasal dari Sirah Kencong, beberapa diantaranya merupakan pendatang yang bekerja di pabrik dan kebun teh. Puluhan tahun lalu pekerja kebun dari bagian pembibit hingga pemetik tidak hanya yang tinggal di daerah persil tetapi juga dari beberapa dusun lain bahkan dari desa tetangga. Berangkat pagi buta dijemput oleh truk perkebunan. Seperti itulah cerita singkatnya dari ibu saya yang pernah menjadi salah satu bagian dari pekerja Perkebunan Teh Sirah Kencong. Wisata Sirah Kencong Ada tiga wisata yang terletak di Sirah Kencong, yaitu kebun teh itu sendiri, air terjun dan candi. Perkebunan Teh Sirah Kencong Sebelum naiknya pamor wisata daun teh ini akses jalannya sungguh m...