Skip to main content

Langkah dan Proses Mutasi Keluar Kendaraan Bermotor

Surat Tanda Terima Mutasi Keluar Kendaraan Bermotor

Proses mutasi balik nama kendaraan bermotor terkadang diperlukan bagi orang yang hendak merubak kepemilikan nama kendaraannya. Karena tidak semua orang membeli kendaraan bermotor dalam kondisi baru, gress dari dealer. Dengan berbagai alasan dan prinsip mereka membeli dari tangan kedua atau bahkan sudah beberapa kali pindah tangan.

Mutasi keluar kendaraan bermotor diperlukan apabila kita sebagai pemilik yang baru hendak membalik nama kendaraan tersebut, sementara tempat tinggal pemilik yang lama tidak satu wilayah dengan pemilik yang baru. Dari beda provinsi hingga masuk wilayah kabupaten atau kota dalam satu daerah. 

Berikut ini adalah pengalaman pribadi saya ketika memutasi keluar kendaraan bermotor dari Kota Blitar ke Kabupaten Blitar.

A. Di Samsat Kota Blitar

Menyiapkan berkas berupa:

1. KTP Asli pemilik baru dan fotokopi

2. Fotokopi KTP pemilik yang lama

3. STNK Asli dan fotokopi

4. BPKB Asli dan fotokopi

5. Kwitansi pembelian bermaterai

6. Semua berkas dimasukkan di dalam map merah

B. Tes Fisik Kendaraan Bermotor

Setelah semua berkas lengkap kemudian mengantri dengan menumpuknya (lebih enak daripada antrian berdiri mengular). Karena terkadang kita datang saat loket belum buka. Loket di buka, oleh petugas berkas kita diberi form untuk cek fisik dan setelahnya bawa ke loket legalisir terlebih dahulu untuk hasil cek fisik tersebut.

C. Bawa dan Daftarkan Berkas ke Loket Mutasi

Serahkan berkas ke loket mutasi untuk diproses mutasi keluar. Di loket mutasi kita akan mengisi sebuah form kembali.

D. Ke Loket Pembayaran

Biaya mutasi keluar untuk roda dua adalah Rp 150.000. Usai membayar kita akan diberikan surat tanda terima mutasi keluar dan STNK Asli yang lama sebagai pegangan karena berkas akan keluar 1 bulan kemudan sesuai yang tertera pada surat.

E. Paket Unlimited Nonstop untuk teman menunggu

Dalam melakukan proses mutasi memang tidak ribet dan kita tidak perlu menyewa calo tetapi tidak juga berlangsung cepat. Layanan publik tentu yang dilayani tak cuma kita saja. Beruntung ada paket terbaru dari Smartfren, Paket Unlimited Nonstop.

(tengah) Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren bersama grup musik UN1TY dalam Unlimited Nonstop Virtual Launch

Paket Unlimited Nonstop memiliki keunggulan yaitu akses nonstop secara otomatis setelah kuota utama habis. Keunggulan akses ini, pengguna akan tetap bisa mengakses aplikasi kebutuhan sehari-hari seperti biasa. Mulai dari aplikasi pesan instan, aplikasi pembayaran, belanja, hingga transportasi online.

Smartfren Unlimited Nonstop tersedia dalam bentuk kartu perdana dan voucer data berbagai pilihan:

Unlimited Nonstop 2 GB seharga Rp10.000 dengan masa aktif 10 hari,

Unlimited Nonstop 3 GB seharga Rp15.000 dengan masa aktif 14 hari,

Unlimited Nonstop 6 GB seharga Rp30.000 dengan masa aktif 30 hari,

Unlimited Nonstop 12 GB seharga Rp45.000 dengan masa aktif 30 hari,

Unlimited Nonstop 30 GB seharga Rp70.000 dengan masa aktif 30 hari, dan

Unlimited Nonstop 45 GB seharga Rp100.000 dengan masa aktif 30 hari. 

Selain itu, seluruh pilihan tersebut sudah termasuk dengan gratis telepon ke seluruh nomor Smartfren. Khusus Unlimited Nonstop 3 GB dan 6 GB, pelanggan akan mendapatkan bonus kuota lokal hingga 4 GB.

Pelanggan Smartfren juga bisa mendapatkan berbagai manfaat menarik:

• Untuk pelanggan Smartfren yang pertama kali download aplikasi MySmartfren, bisa memperoleh bonus kuota data 5 GB. 

• Pelanggan memperoleh Smartpoin setiap kali melakukan pembelian paket data, yang dapat ditukar dengan berbagai macam hadiah. Mulai dari penukaran Smartpoin dengan minuman/makanan tertentu di Indomaret, kupon potongan belanja di Tokopedia, hingga kupon potongan pembelian items untuk game Mobile Legend atau FreeFire.


Comments

Popular posts from this blog

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong Blitar

Puncak Gunung Butak Gunung Butak berada pada ketinggian 2868 mdpl bisa didaki melalui 4 jalur, yang terkenal Sirah Kencong, Blitar dan Panderman, Malang. Kata kalangan pendaki, kalau ingin pendakian cepat Sirah Kencong lah yang harus dipilih tentu dengan konsekuensi tidak ada "bonus" (di dunia pendakian bonus adalah istilah untuk trek landai). Benar saja, dada terasa terhimpit sejak tanjakan pertama dekat parkiran Agro Wisata Sirah Kencong . Saya tergolong pendaki pemula dan jarang berolahraga, ya tentang kecepatan waktu pendakian tergantung pada setiap orang.  Simaksi Simaksi pendakian Gunung Butak melalui Sirah Kencong Rp7.000 yang terdiri dari Rp5.000 tiket masuk  wisata perkebunan dan Rp2.000 parkir sepeda motor. ~cukup kamu tahu saja saya dan teman-teman simaksi tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Hanya meninggalkan salah satu KTP dan mencatat nama anggota kelompok beserta nomor kendaraannya. Jangan iri, ini  hak istimewa penduduk Desa Ngadirenggo. Ukir Negoro Ukir N...

Sarapan di Warung Mbok Yem: Nasi Pecel Tertinggi di Indonesia

Gunung Lawu - Mendengar nama gunung ini kalangan pendaki pasti lamgsung terbesit di pikirannya tentang warung Mbok Yem. Warung yang terletak di gunung, hampir di puncaknya. Mbok Yem tinggal di warungnya itu, tidak seperti penjual yang lain yang buka di hari sabtu-minggu saja. Mbok Yem selalu buka bahkan tempatnya bisa menampung 30 orang kalau-kalau saat malam tiba para pendaki enggan begitu kedinginan di dalam tenda. (Ingat! Tetap membawa perlengkapan lengkap jangan meremehkan bisa di dalam warung Mbok Yem. Karena kita tidak tahu keadaan di atas saat di bawah. Yang jelas sabtu minggu jumlah pendaki meningkat.) Selain puncak dan pemandangan yang menakjubkan. Bagiku Mbok Yem menjadi daya tarik tersendiri. Alih-alih melihat sunrise, pecel Mbok Yem menjadi tujuan karena kelaparan (cerita kelaparan ada di tulisan sebelum ini.  Baca disini ). Nasi Pecel Mbok Yem Tidak aneh-aneh, lha wong namanya pecel. Yang beda jelas suasana dan sensasinya ditambah ekspektasi dan diduk...