Skip to main content

Tanaman Boga Parijoto Bapak Rubiso - Desa Wisata Pentingsari

Bertanam tanaman boga bagi sebagian orang sangat membosankan pun sudah dilakukan bukannya tumbuh malah mati. Bagi sebagian yang lain memberi arti membawa hidup bergairah menjadi salah satu tujuan hidup seperti Bapak Rubiso, warga desa Pentingsari.
Tanaman Boga Parijoto Khas Gunung Muria
Tanaman Boga Parijoto Khas Gunung Muria (sumber:DokerSehat)

Tanaman Boga Parijoto

Pak Rubiso juga ikut menjadikan rumahnya sebagai homestay. Sungguh benar menjadi keluarganya apabila menginap disana. Tak percaya? Coba saja! Memang begitu pelayanan homestay yang baik. Di (mungkin) beberapa daerah lain membuat citra homestay menjadi buruk karena difungsikan yang "lain".

Disela memerhatikan dan terus menjaga pelayanan homestay, pak Rubiso menanam beraneka tanaman boga. Banyak sekali yang ditanam tetapi yang sangat diunggulkan adalah icon kabupaten Sleman, Parijoto. 

Tanaman parijito berasal dari Pegunungan Murya, meski jarang ditemui tanaman ini sudah tersebar dimana-mana, di Blitar juga sudah ada, cobalah ke Turi Putih. Di tempat bapak Rubiso (Oktober 2019) pertangkainya di bandrol Rp15.000.

Manfaat Parijoto

1. Menambah Kesuburan pada Wanita

Icon kabupaten Sleman ini mempunyai banyak khasiat, yang sudah terkenal dimana-mana bahwa buahnya dapat menyuburkan wanita yang sulit untuk hamil. Konon kalau ingin punya anak ganteng atau cantik ibu hamil mengonsumsi buah kecil-kecil ini

2. Menurunkan Kadar Kolestreol

Buah yang kalau matang penampakannya mirip anggur tetapi memiliki bentuk yang kecil-kecil ini juga mempunyai manfaat lain, menurunkan kadar kolesterol dan pak Rubiso menerangkan tidak perlu proses memasak langsung saja dimakan. Saat saya rasakan buahnya manis, mirip kersen tetapi teksturnya lebih kental.

3.Mengatasi Diare

Tak hanya buahnya yang berkhasiat, daunnya pun terbukti ampuh. Pak Rubiso dengan yakin menyampaikan bahwa ini benar ampuh. Caranya juga tidak ribet, tidak perlu direbus cukup ambil 3 lembar daun parijoto dan bersihkan. Lalu kunyah disesapi arinya. Dua kali sehari langsung sembuh, biasanya sekali sudah bisa menyembuhkan, tergantung dari tingkat diarenya. 

Cara Perkembangbiakan Parijoto

Untuk memperbanyak tanaman boga parijoto bisa menggunakan tekni stek atau cangkok. Perawatannya cukup mudah menggunakan pupuk cair organik dari daun yang bisa dibuat sendiri atau juga beli. Diletakkan di bawah naungan paranet lebih baik mengingat cuaca yang tidak menentu. Perhatikan juga dari serangan ulat yang menghambat pertumbuhan si parijoto. Kurang lebih seperti itu rangkuman saya mengenai penjelasan dari bapak Rubiso kala itu.

Seubah kebodohan yang terulang lagi, foto tidak segera saya pindahkan ke laptop dan di hp ikut terhapus. Semoga ini yang terakhir. Sekian kali ini semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo...

Pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong Blitar

Puncak Gunung Butak Gunung Butak berada pada ketinggian 2868 mdpl bisa didaki melalui 4 jalur, yang terkenal Sirah Kencong, Blitar dan Panderman, Malang. Kata kalangan pendaki, kalau ingin pendakian cepat Sirah Kencong lah yang harus dipilih tentu dengan konsekuensi tidak ada "bonus" (di dunia pendakian bonus adalah istilah untuk trek landai). Benar saja, dada terasa terhimpit sejak tanjakan pertama dekat parkiran Agro Wisata Sirah Kencong . Saya tergolong pendaki pemula dan jarang berolahraga, ya tentang kecepatan waktu pendakian tergantung pada setiap orang.  Simaksi Simaksi pendakian Gunung Butak melalui Sirah Kencong Rp7.000 yang terdiri dari Rp5.000 tiket masuk  wisata perkebunan dan Rp2.000 parkir sepeda motor. ~cukup kamu tahu saja saya dan teman-teman simaksi tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Hanya meninggalkan salah satu KTP dan mencatat nama anggota kelompok beserta nomor kendaraannya. Jangan iri, ini  hak istimewa penduduk Desa Ngadirenggo. Ukir Negoro Ukir N...

Sarapan di Warung Mbok Yem: Nasi Pecel Tertinggi di Indonesia

Gunung Lawu - Mendengar nama gunung ini kalangan pendaki pasti lamgsung terbesit di pikirannya tentang warung Mbok Yem. Warung yang terletak di gunung, hampir di puncaknya. Mbok Yem tinggal di warungnya itu, tidak seperti penjual yang lain yang buka di hari sabtu-minggu saja. Mbok Yem selalu buka bahkan tempatnya bisa menampung 30 orang kalau-kalau saat malam tiba para pendaki enggan begitu kedinginan di dalam tenda. (Ingat! Tetap membawa perlengkapan lengkap jangan meremehkan bisa di dalam warung Mbok Yem. Karena kita tidak tahu keadaan di atas saat di bawah. Yang jelas sabtu minggu jumlah pendaki meningkat.) Selain puncak dan pemandangan yang menakjubkan. Bagiku Mbok Yem menjadi daya tarik tersendiri. Alih-alih melihat sunrise, pecel Mbok Yem menjadi tujuan karena kelaparan (cerita kelaparan ada di tulisan sebelum ini.  Baca disini ). Nasi Pecel Mbok Yem Tidak aneh-aneh, lha wong namanya pecel. Yang beda jelas suasana dan sensasinya ditambah ekspektasi dan diduk...